Otomotif / safety driving

Kenapa lampu hazard tidak diperbolehkan dihidupkan pada saat hujan lebat?

IMG_0200Drivers, mungkin pernah baca peraturan ini sebelumnya? “Dilarang menyalakan lampu hazard ketika hujan lebat”. Betul! karena fungsinya hanya digunakan ketika darurat berhenti dijalan. Lampu hazard yang dihidupkan ketika berhenti dipinggir jalan akan segera memberi kode kepada pengendara yang lain agar hati-hati ketika melewatinya. Jangan berjalan di jalur yang didepannya terdapat mobil dengan lampu hazard menyala.

Itu peraturannya. tinggal diikuti. Tapi rupanya tidak semudah itu. Masih banyak lho yang menggunakan lampu hazard ini ketika hujan deras dan pandangan terhalang kabut tebal. Selain karena peraturan yang sudah tertulis, kita bisa lihat bahwa terdapat alasan yang sangat masuk akal kenapa peraturan ini harus diikuti. Semoga dengan dikemukakannya alasan ini, drivers tidak lagi melakukan kesalahan ini.

Posisi lampu hazard.

Posisi lampu hazard adalah di setiap sudut mobil kita. Pada umumnya menggunakan lampu “Sign” untuk berbelok. Sistem akan menyalakan semua lampu ini baik didepan maupun dibelakang dengan saat nyala-mati (kedap-kedip) secara bersamaan (synchronized). Pengendara lain hanya bisa melihat lampu hazard menyadari arah depan atau belakang saja. Sedangkan dari samping kiri atau kanan, pengendara lain akan melihatnya sebagai lampu sign biasa untuk belok kiri atau kanan.

Lampu Hazard ON maka lampu sign OFF

Semakin berbahaya ketika mobil yang menyalakan lampu hazard ini bergerak, pada saat hujan pula. Ketika mobil hendak pindah jalur, maka si pengendara tidak bisa menyalakan lampu sign. Maka biasanya mobil yang menyalakan lampu hazard akan berpindah-pindah jalur seenaknya tanpa memberi kode lampu sign ke kiri atau kanan terlebih dahualu. Berpindah-pindah jalur dengan menyalakan lampu hazard sama bahayanya dengan berpindah-pindah jalur tanpa lampu sign. Pengendara mobil lain tidak bisa mengantisipasi arah gerak Anda.

Bunyi sinyal hazard didalam kabin yang mengganggu

Ini sepele, pada saat kita menyalakan lampu hazard sambil bergerak, maka selama itu juga bunyi sinyal hazard menyala terus. Buat saya itu mengganggu konsetrasi jika berbunyi terus menerus. Apalagi jika kita berada pada situasi hujan deras, ribut bunyi tetesan air hujan yang deras dan jarang jarak pandang terbatas biasanya untuk menambah konsentrasi berkendara kita akan mematikan semua bunyi-bunyian didalam kabin termasuk suara musik. Telinga kita arahkan untuk berusaha mendengar dengan teliti bunyi-bunyian dari luar mobil. Bunyi sinyal lampu hazard tentulah mengganggu.

Dalam kondisi hujan deras, jarak pandanga terganggu, maka nyalalakanlah lampu besar dan lampu kabut. itu lebih tepat.

Semoga tulisan ini bisa membantu pemahanma kita bersama.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s