MotoGP

Marquez, usaha epik menutupi kelemahan Honda.

marc3

Copyright: motogp.com

Pada balapan di Mugello, Italia, 31 Mei 2015 dapat dikatakan bahwa Marquez adalah tetap pembalap dengan segudang kelebihan. Meski pada akhirnya harus gagal finish menjelang 6 lap terakhir, namun rekaman perlombaan tetap menunjukan bagaimana bakat pembalap 21 tahun ini sangat kuat. Bahkan sampai Jorge dan Valentino tetap bersikeras tidak mau menghapus Marquez dalam persaingan perebutan gelar 2015.

marc1

Copyright: motogp.com

Memulai dari posisi terburuk sepanjang karir motogpnya, di posisi 13, Marquez melakukan start agresif naik 6 posisi sebelum masuk tikungan pertama kekanan. Terlihat bagaimana Marquez sudah tiba-tiba melewati Pedrosa sesaat sebelum masuk tikungan kekanan slepas start. Aksi agresif ini selanjutnya membantunya untuk dapat bersaing dengan Iannnone dan Dovizioso untuk posisi 2.

Pada wawancara setelah balapan Marquez menyampaikan bahwa dia melakukan semuanya dengan perencanaan. Mengetahui bahwa motor Hondanya tidak kompetitf pada babaik kualifikasi, maka harus ada upaya ekstra  untuk bisa bersaing segera dengan kelompok pembalap terdepan sebelum mereka semua menjauh dan menjadi sulit dikejar.

marc4

Copyright: motogp.com

Setelah 3-4 lap Marquez berada di posisi 2. Terlihat dalam upayanya mengejar Iannone, Marquez merebahkan badannya ke kanan memaksa motor nya untuk menikung mengikuti alur balap tercepat. Namun karena upaya-upaya keras sebelumnya, kondisi ban nya sudah mulai menurun. Marquez mengakui sepanjang belasan lap dia hanya mengandalkan ban depan untuk membelok karena ban belakangnya selalu sliding terus pada saat memasuki tikungan.

marc5

Copyright: motogp.com

Namun pada akhirnya Hukum Fisika tidak bisa dilawan, 6 lap menjelang balapan berakhir, roda depannya kehilangan traksi. Kondisi ban yang sudah turun akhirnya membuat Marquez terjauh sehingga tidak bisa melanjut balapan.

Marquez pembalapa muda yang optimis. Dia paham dan percaya dengan karakter balapnya. Dia tetap menyebut bahwa dia tetaplah Marc yang kompetitif itu. Melihat statistik pembalap HONDA, hanya Marquez yang bisa secara konsisten bersaing dengan group pembalap di depan. Dia telah berhasil menutupi kelemahan Honda. Penulis sama yakinnya dengan Marquez, sebelum pertengahan musim berakhir, dia akan bangkit kembali.

 

Sumber: Motogp.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s